Kamis, 23 September 2010

command PING pada DOS

Ping

Utiliy ini digunakan untuk mencari keberadaan remote host, yang akan mengirimkan sebuah signal SYN ke remote host, dan jika remote host membalas maka artinya memang ada suatu remote machine.

Cobalah agan ketik perintah ini:
C:\windows>ping/?]

Usage:
ping [-t] [-a] [-n count] [-l size] [-f] [-i TTL] [-v TOS]
[-r count] [-s count] [[-j host-list] | [-k host-list]]
[-w timeout] destination-list

Options:
-t Ping the specified host until stopped.
To see statistics and continue - type Control-Break;
To stop - type Control-C.
-a Resolve addresses to hostnames.
-n count Number of echo requests to send.
-l size Send buffer size.
-f Set Don't Fragment flag in packet.
-i TTL Time To Live.
-v TOS Type Of Service.
-r count Record route for count hops.
-s count Timestamp for count hops.
-j host-list Loose source route along host-list.
-k host-list Strict source route along host-list.
-w timeout Timeout in milliseconds to wait for each reply.

Jadi kita bisa melakukan Ping ke ip address apapun atau domain name untuk memeriksa keberadaannya di internet. Sebagai contoh ane ketik “ping localhost” maka ane bakalan dapetin :

Pinging N3xuZ [127.0.0.1] with 32 bytes of data:

Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms TTL=128
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms TTL=128
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms TTL=128
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms TTL=128

Ping statistics for 127.0.0.1:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms

'Localhost' adalah ip 127.0.0.1 dan merupakan ip address kita sendiri. Juga dikenal sebagai loopback ip. Tapi saat agan terhubung ke internet agan akan diberi ip baru oleh isp agan sebagai identifikasi diri agan. Agan dapat mencari tahu ip agan dengan mengetik”winipcfg” pada menu Start-Run bagi pengguna Win98, sedangkan yang lainnya hanya mengetikkan “ipconfig” pada command prompt.

Ini berarti bahwa 32 byte data yang dikirim ke 127.0.0.1 dan dibalas kembali kurang dari 10ms. TTL adalah Time To Live dan nilai range dari 0 hingga 255 (default 128). Sekarang biar kita lihat apa yang terjadi jika ane mengetik “ping http://www.yahoo.com”

Pinging http://www.yahoo.akadns.net [66.218.71.87] with 32 bytes of data:

Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=3448ms TTL=54
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=2276ms TTL=54
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=1799ms TTL=54
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=2850ms TTL=54

Ping statistics for 66.218.71.87:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 1799ms, Maximum = 3448ms, Average = 2593ms

Tapi bagaimana Ping tersebut digunakan oleh para hacker? Ada dua opsi, yaitu ‘|’ dan ‘-t’ yang mematikan. -| digunakan untuk spesifikasi ukuran buffer yang dikirimkan (defaultnya 32 byte) bagaimana jika ane mengetik “ping -| 65600 target.com” maka hal ini akan membawa maut 65600 paket data ke target.com yang lebih tinggi dari kapasitas TCP/IP 65535. Tindakan ini menyebabkan target.com menjadi hang dan harus di restart.

Dan jika ane mengetik “ping –t target.com” hal ini akan meneruskan pengiriman 32 byte data ke target.com hingga menghabiskan resource dan menyebabkan hang. Dua jenis serangan diatas dikenal sebagai ping attack bagi penyerang Dos.

NB    : 'Dos' yang terakhir disebutkan adalah Denial of service yang dilancarkan oleh hacker untuk menghentikan service pada remote machine.

1 komentar: